Rabu, 18 Januari 2012

Berbisnis Saos Sambal Home Industri


Pasar Saos sambal rumahan makin besar
Saos sambal menjadi salah satu barang komiditi yang banyak dicari mulai dari pasar modern sampai pasar tradisional. Penggunaan saos sambal yang meluas untuk aneka kebutuhan sehari hari menjadikan pasar sambal siap saji ini semakin meningkat. Popularitas saos sambal memang tidak terlepas dari iklan merk saos sambal terkenal yang sering iklan di TV atau media lainnya. Hal ini secara tidak langsung membuka pasar usaha saos lebih lebar lagi karena daya tarik iklan membuat konsumen ingin mengkonsumsinya. Apalagi dengan gambaran yang menarik, dimana peran saos seolah menjadi penentuan dalam sebuah hidangan. Bayangkan ayam goreng atau tahu goreng terasa lebih mengundang selera dengan cocolan saos sambal.
Sebenarnya, siapa pengguna pasar saos terbesar sehingga potensi pasarnya semakin meningkat. Yang paling banyak menggunakan saos sambal terutama yang bermerk adalah dari kelompok rumah tangga, hotel, catering atau resto. Sementara pasar lain yang cukup besar adalah memenuhi kebutuhan pedagang bakso, siomay, mie ayam dan pedagang gorengan lainnya dimana mereka memerlukan saos sambal dalam hidangannyan.
Meningkatnya permintaan akan saos sambal disamping sifat dasar selera orang Indonesia yang menyukai rasa pedas, juga berkembangnya aneka masakan dan makanan yang selalu menambahkan saos di akhir hidangan. Berkembangnya jenis kemasan untuk berbagai segmen pasar menandakan bahwa usaha ini semakin terbuka.
Bisakah memulai usaha saos sambal dari dapur ?
Jaman dahulu paling banyak dikenal adalah saos sambal yang diawetkan dan dikemas dengan menggunakan botol kaca dalam kemasan besar. Sementara saat ini saos semakin berekmbang dengan aneka kemasan mulai menggunakan sachet untuk sekali pakai, botol plastik PET , gelas jar atau dengan plastic standing pouch. Jenis kemasan yang digunakan akan mempengaruhi cara produksi dan jenis mesin yang dibutuhkan. Untuk memulai usaha saos dari rumahan dengan biaya yang relative murah (dengan menggunakan peralatan dapur) bisa menggunakan saos kemasan botol PET atau kemasan botol kaca. Sementara untuk membuat saos sachet diperlukan mesin pengisi saos yang stabil dan cepat ; ini tentu saja memerlukan investasi yang cukup besar.
Untuk memulai usaha saos sambal dari dapur bisa dengan berjualan saos dalam botol PET, kemasan plastik dan botol kaca yang sudah diberi merk dan dijual di beberapa toko di pasar tradisional dan diamati perkembangan penjualannya. Cara membuat dan mengemas saos sangat mudah dan tidak diperlukan tahapan yang rumit dan investasi mahal.
Mulailah dengan menetapkan salah satu jenis sambal yang akan dijual dipasaran lalu melakukan riset atau penelitian masa simpan dan rasa yang dikehendaki. Masa simpan menjadi sangat penting karena produk ini akan dijual di suhu ruang terbuka selama beberapa bulan. Lakukan percobaan pengamatan masa simpan.
Apa Saja Yang Perlu Diperhatikan Agar Saos sambal sambal awet ?
1. Bahan baku yang segar dan bagus dan pembersihan bahan dari kotoran
2. Sanitasi peralatan dan wadah kemas
3. Sanitasi dan Hygene karyawan pelaksana
4. Penambahan bahan pengawet yang sesuai dengan standard
5. Menghindari kontaminasi silang dari bahan yang kotor/mentah ke bahan matang
6. Suhu penyimpanan
Analisa Usaha dan perhitungan harga saos Cabe Asli


 Item
 Q'ty/gr
%
 Harga/kg
 Biaya/Rp
 Cabe rawit
                   1,000.00
                     32.18
             35,000.00
            35,000.00
 bawang putih
                       500.00
                     16.09
             15,000.00
              7,500.00
 garam
                         80.00
                       2.57
                1,500.00
                  120.00
 tomat
                       500.00
                     16.09
             12,000.00
              6,000.00
 gula
                         70.00
                       2.25
             12,000.00
                  840.00
 cuka
                       100.00
                       3.22
             12,000.00
              1,200.00
 Tepung jagung*
                         50.00
                       1.61
             12,000.00
                  600.00
 air
                       800.00
                     25.74
                   250.00
                  200.00
 Na. benzoate
                            2.00
                       0.06
             25,000.00
                    50.00
 CMC
                            1.00
                       0.03
             45,000.00
                    45.00
 vitsin
                            5.00
                       0.16
             15,000.00
                    75.00
 Biaya per kg
                   3,108.00
                  100.00

            51,630.00





 Hasil Jadi setelah masak
                   3,000.00
g


 Hasil kemasan per botol 100 ml
30
botol


 Harga Per botol saus




 100 ml saos sambal



              1,721.00
 botol PET + tutup



                  350.00
 Harga dasar saos cabe Asli



              2,071.00
 Harga jual per botol



              3,200.00

Analisa Usaha Penjualan saos Cabe kemasan PET 100 ml, Omzet 150 botol per hari

 Omzet 150 botol per hari (pendapatan perhari)


         480,000.00
 Pengeluaran per hari




 Biaya pembuatan



         310,650.00
 Tenaga kerja 1 orang



            40,000.00
 Biaya bbm



              5,000.00
 Biaya lain lain



              5,000.00




         360,650.00
 Keuntungan per hari = pendapatan -pengeluaran


         119,350.00

Cara Membuat dan Mengawetkan Saos Sambal Rumahan (menggunakan botol PET 100 ml)
Salah satu usaha saos sambal yang bisa dilakukan dari rumahan dengan modal yang terbatas adalah dengan menggunakan kemasan botol sekali pakai (PET) dan botol kaca. Untuk botol kaca harus menggunakan mesin penutup botol yang bisa mengikat tutup sehingga benar benar rapat.
Cara Pembuatan (lihat resep di analisa usaha) :
Cabe rawit dibersihkan tangkainya, bawang dan tomat dibersihkan lalu dipotong potong. Kukus selama 1-2 menit di suhu 100 derajat celcius dan diblender (jika kapasitas besar menggunakan mesin khusus) sampai halus (menjadi bubur).
Campurkan air, gula, garam,cmc.benzoate dan bubur cabe dan bumbu. Masak sampai benar benar matang dan tercampur rata. Kecilkan api, masukkan cuka lalu aduk dan angkat.
Cuci botol PET dengan mengunakan air klorin lalu tiriskan. Masukkan saos cabe dalam kondisi panas (suhu 70 derajat C). Jika terlalu panas akan membuat botol lumer. Masukkan sampai semua adonan habis. Tutup dengan penutupnya, tekan sampai terdengar bunyi klik, pertanda bahwa tutup sudah benar benar rapat.
*tepung jagung = digantikan dengan tepung modifikasi jagung atau tapioca untuk hasil terbaik
*CMC = menjadikan saos lebih kental dan stabil (adonan tidak turun)
*untuk pewarna bisa ditambahkan jenis carmoisine atau sun set yellow yang food grade agar hasil lebih menarik.
Memastikan Masa simpan ?
Amati ketahanan masa simpan saos cabe sebelum dipasarkan. Caranya dengan meletakan saos di beberapa ruang (ruang biasa, dingin, sejuk atau yang sangat panas dan terkena matahari). Buka tutup botol sesuai dengan waktu yang ditentukan, cicipi; jika masih terasa enak dan penampilan bagus , lanjutkan lagi dengan penambahan hari berikutnya sampai batas berapa hari saos masih terlihat bagus. Tanda tanda saos yang basi adalah berjamur, bau amoniak kecut, bau yang tidak sedap dan penampilan kurang bagus (terpencar, tidak stabil). Jika ternyata saos cabe anda ternyata tidak tahan lama, lakukan revisi cara produksinya barangkali kurang sanitasi dan kebersihan . Jika kebersihan sudah ok, lakukan analisa ulang komposisi bahan apakan bahan untuk mengawetkan (cuka, garam ,cabe atau bumbu lain) kurang komposisinya.
(tulisan pernah dimuat di harian surya-surabaya)

3 komentar:

  1. terima kasih atas info yg menarik ini..
    untuk beli cmc dan na benzoate dlm jmlh sedikit/eceran, belinya dimana ya mbak ?

    salam,
    fena

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di toko bahan kimia. Ada daftar tokonya di situ

      Hapus
  2. ouw, cuka bisa mengawetkan juga ya..?

    BalasHapus